Aspirasi vakum adalah metode yang efektif dan aman untuk mengakhiri kehamilan dini. Idealnya, setiap metode aborsi medis harus memiliki efektivitas keseluruhan yang sebanding dengan aspirasi vakum (yaitu, tingkat aborsi lengkap lebih dari 95% dan tingkat kehamilan yang berlanjut kurang dari 1%). Kombinasi mifepristone dan prostaglandin (misoprostol atau gemeprost) memenuhi kriteria ini, sedangkan penggunaan mifepristone atau prostaglandin saja tidak. Metotreksat, dalam kombinasi dengan prostaglandin, tidak dapat direkomendasikan sebagai metode pilihan karena proses aborsi membutuhkan waktu lebih lama dan ada kekhawatiran tentang risiko teratogenisitas yang diketahui jika kehamilan berlanjut.
Vakum Aspirasi Manual atau MVA adalah metode pengeluaran jaringan kehamilan dengan menggunakan alat hisap manual berbentuk tabung khusus. Dokter mengoperasikan alat ini dengan tangan untuk menciptakan tekanan negatif yang berfungsi mengeluarkan jaringan dari dalam rahim.
Metode MVA biasanya digunakan pada usia kehamilan muda, umumnya hingga trimester pertama. Dokter sering memilih MVA karena alatnya sederhana, praktis, dan tidak bergantung pada listrik.
Metode MVA memiliki beberapa kelebihan, antara lain:
Proses tindakan relatif cepat
Risiko komplikasi rendah jika ditangani tenaga medis berpengalaman
Cocok digunakan di fasilitas medis dengan peralatan terbatas
Nyeri dapat dikontrol dengan anestesi lokal atau sesuai indikasi
Karena itu, MVA sering menjadi pilihan untuk tindakan aborsi dini yang membutuhkan penanganan cepat dan aman.
Vakum Aspirasi Elektrik atau EVA menggunakan mesin vakum bertenaga listrik untuk menghasilkan daya hisap yang stabil dan terkontrol. Dokter menghubungkan mesin ini dengan kanula khusus yang dimasukkan ke dalam rahim untuk mengeluarkan jaringan kehamilan secara bertahap.
Metode EVA umumnya digunakan pada fasilitas klinik atau rumah sakit yang memiliki peralatan medis lengkap. Dokter memilih EVA karena tekanan hisapnya konsisten sehingga proses pengangkatan jaringan dapat berjalan lebih efisien.
Beberapa kelebihan metode EVA antara lain:
Daya hisap lebih stabil dan kuat
Proses tindakan lebih singkat
Cocok untuk variasi usia kehamilan trimester pertama
Membantu dokter bekerja lebih presisi
Dengan kontrol alat yang baik, dokter dapat meminimalkan risiko perdarahan dan memastikan rahim bersih setelah tindakan.
Aspirasi vakum adalah kuretase dengan aspirasi vakum merupakan teknik aborsi yang dominan pada trimester pertama . Aspirasi kehamilan dini dapat diselesaikan dengan kanula plastik fleksibel atau kaku yang dihubungkan ke jarum suntik. Teknik ini disebut aspirasi vakum manual, yang dapat melakukan evakuasi uterus hingga usia kehamilan 10 minggu . Pelebaran serviks biasanya diperlukan sebelum aspirasi
Metode yang paling sering digunakan untuk melakukan aborsi trimester pertama di Amerika Serikat. Biasanya dilakukan hingga 12 minggu setelah periode menstruasi terakhir. Obat bius biasanya disuntikkan ke dinding serviks, dan sebuah tabung ( vacurette ) dimasukkan ke dalam rahim. Tabung ini dihubungkan ke alat pengisap yang terpasang pada botol penampung. Setelah selang dimasukkan hingga menyentuh kantung ketuban, alat penghisap dihidupkan dan botol penampung diperiksa untuk mencari bukti adanya jaringan embrio dan plasenta. Jika bahan ini tidak dihilangkan seluruhnya melalui pengisapan, endometrium kemudian dapat dikikis dengan kuret (pengikis logam). Prosedur ini biasanya berlangsung 3–10 menit.
Meskipun sama-sama menggunakan prinsip vakum, perbedaan utama MVA dan EVA terletak pada sumber daya alatnya. MVA mengandalkan tenaga manual, sedangkan EVA menggunakan mesin listrik. Dari sisi keamanan dan efektivitas, keduanya sama-sama aman jika dilakukan sesuai prosedur medis dan oleh dokter berpengalaman.
Pemilihan metode biasanya disesuaikan dengan usia kehamilan, kondisi pasien, serta fasilitas yang tersedia di klinik.
Vakum aspirasi tergolong aman apabila dilakukan:
Oleh dokter spesialis kandungan berpengalaman
Di klinik atau fasilitas medis resmi
Dengan peralatan medis steril
Mengikuti standar prosedur kesehatan
Menurut praktik medis, vakum aspirasi memiliki tingkat keberhasilan yang sangat tinggi dan risiko komplikasi yang rendah dibandingkan metode tidak medis.
Baik MVA maupun EVA termasuk metode yang aman dalam dunia medis modern. Setelah tindakan, dokter akan memantau kondisi pasien untuk memastikan tidak terjadi perdarahan berlebih atau keluhan lain. Pasien juga akan mendapatkan arahan perawatan pasca tindakan agar pemulihan berjalan optimal.
Pemeriksaan lanjutan sangat dianjurkan untuk memastikan rahim bersih dan kondisi kesehatan pasien tetap stabil.
Vakum Aspirasi Manual (MVA) dan Vakum Aspirasi Elektrik (EVA) merupakan metode medis yang efektif dan aman untuk tindakan aborsi pada usia kehamilan awal. Dengan penanganan oleh tenaga medis profesional dan fasilitas yang memadai, kedua metode ini dapat memberikan hasil yang baik serta meminimalkan risiko komplikasi.
Pemilihan metode terbaik selalu didasarkan pada kondisi medis pasien dan pertimbangan dokter yang menangani.